Senin, 13 November 2017

Assalamualaikum Wr. Wb

Hai kawan.. Ngomongin soal proverb sama riddle , uhmm... Nggak akan kelar kayaknya ya... Proverb merupakan pribahasa sedangkan riddle adalah teka-teki. disini aku akan nge-share proverb and riddle ( *lumayan abis nugas sekalian ngepost :P  ) lets check this out !!


Proverb
1.           1.      Fruitless life is a useless life
           – Hidup yang tak berarti adalah yang tak melakukan apapun yang bermanfaat.
2.            A good example is the best sermon
– Akhlak yang terpuji adalah nasehat terbaik.
3.            A good book as a great friend
– Buku yang bermanfaat adalah sahabat terbaik.
4.            A little is better than none
 – Sedikit lebih baik daripada tidak sama sekali
5.            A man is known by the companion he keeps
 – Pribadi seseorang bisa dilihat dari siapa temannya.
6.            A slader is more dangerous than murder
– Memfitnah itu lebih kejam daripada membunuh.
7.            A pot cannot call a kettle black
 – Jangan pernah menghina orang lain kalau kita tidak ingin dihina.
8.            A man without ambition is like a bird without wing
 – Orang yang tidak mempunyai cita-cita ibarat burung tak bersayap.
9.            A stumble may prevent a fall
 – Selalu bersyukur atas setiap nikmat (kecil) akan berbuah sesuatu (kenikmatan) yang besar.
10.          A tree is known by its fruit
– Seseorang dinilai dari karyanya. Seseorang dinilai dari akhlaknya.
11.          Be what you wanna be
– Jadilah diri sendiri.
12.          Bending without breaking
– Mengalah tidak selalu berarti kalah.
13.          Better forgiven than resentment
 – Lebih baik memaafkan daripada mendendam.
14.          Better late than never
– Lebih baik terlambat daripada tidak mencoba sama sekali
15.          Better lose the saddle than the horse – Terkadang kita harus merelakan kehilangan suatu hal yang kecil, daripada mempertahankannya namun beresiko kehilangan semuanya.
16.          Blood is thicker than water
– Keluarga haruslah lebih diutamakan sebelum orang lain.
17.          By learning to obey, we know to command
– Dengan belajar untuk patuh, kita jadi tahu bagaimana untuk memerintah.
18.          Cut your coat according to your cloth
 – Hiduplah sederhana sesuai penghasilan anda.
19.          Charity begins at home
– Menjaga dan membantu keluarga adalah tugas utama seseorang.
20.          Clothes don’t make he man
– Penampilan seseorang bisa menipu kita.
21.          Don’t put your eggs in one basket
 – Jangan membebani diri dengan semua masalah.
22.          Despise another, despise yourself
 – Merendahkan orang lain berarti merendahkan diri sendiri.
23.          Destroy something is easier than to construct
– Merusak sesuatu (apapun) lebih mudah daripada membangunnya.
24.          Don’t go too far in small
 – Jangan terlalu suka membesar-besarkan masalah yang kecil.
25.          Don’t put off till tomorrow what we can do today
 – Jangan tunda apapun yang bisa kita lakukan hari ini.
26.          Don’t judge the book by its cover
– Jangan suka menilai seseorang dari penampilan luarnya.
27.          Dream the impossible to reach the stars
 – Bermimpilah / bercita-citalah setinggi langit.
28.          Diligence is the mother of good fortune
 – Kecerdasan akan memberikan hasil terbaik.
29.          Disrection is the better part of valour
 – Jangan memperjuangkan hal yang tidak patut diperjuangkan.
30.          Diseases of the soul are more dangerous than those of the body
 – Penyakit hati lebih berbahaya daripada penyakit fisik.
31.          Do not count your chicken before they are hatched
– Jangan terlalu percaya diri sebelum suatu hal terjadi.
Bisa jadi suatu tersebut tidak sesuai dengan harapan kita.
32.          Do not dig your grave with your own knife and fork
 – Berpikir sebelum bertindak, apakah hal tersebut bernfaat bagi kita atau sebaliknya.
33.          Experience is the best teacher
 – Pengalaman memang guru yang terbaik, namun kebijaksanaan kita dalam mengambil hikmah yang menjadikannya terbaik.
34.          Early bird gets worm
 – Rezeki diperuntukkan bagi mereka yang segera berusaha.
35.          Money is easy come, easy go
 – Harta sangat mudah datang, dan mudah pergi.
36.          Easier said than done
– Lebih mudah berbicara daripada melakukan sesuatu.
37.          Easy to promise but hard to perform
– Suka mengumbar janji.
38.          Economic is the easy chair of old age
– Hemat pangkal kaya.
39.          Empty case has louder sound
– Tong kosong nyaring bunyinya.
40.          Enough is good as a feast
 – Kesederhanaan lebih baik daripada berlebihan.
41.          Every man is the architect of his own fortune
– Nasib setiap orang berada di tangannya sendiri.
42.          Every path has its puddle
– Setiap proses menuju kesuksesan akan selalu ada kesulitan yang dihadapi. Jadi bertahanlah.
43.          Experience is the father of wisdom
– Pengalaman menumbuhkan sifat kebijaksanaan.
44.          Failure is not misfortune
– Kegagalan bukanlah nasib buruk, melainkan pengingat untuk berinstropeksi diri.
45.          Fall one time and stand up thousand times
 – Tak pernah menyerah sebelum berhasil.
46.          Haste makes waste
 – Sesuatu yang dikerjakan dengan buru-buru akan menghasilkan sesuatu yang sia-sia. Jadi berpikirlah sebelum bertindak.
47.          Health is the greatest wealth
– Kesehatan adalah kekayaan terbesar.
48.          Idleness is the root all evils
– Pengangguran adalah akar dari semua kejahatan.
49.          If you pay peanuts, you get monkeys
– Kualitas yang didapat sesuai dengan harga yang dibayar. Kesuksesan seseorang sesuai dengan kerja keras yang ia lakukan.
50.          Knowledge in youth is wisdom in age
– Ilmu pengetahuan saat muda adalah kebijaksanaan di masa tua. Artinya berusahalah selagi muda, untuk kemakmuran di masa tua.
51.          In the end of the storm is a golden sky
– Akan selalu ada hikmah dibalik setiap kesulitan yang kita hadapi.
52.          Laziness is the key to beggary
– Kemalasan adalah awal dari kemiskinan.
53.          Leaving after having fun
 – Habis manis sepah dibuang.
54.          Life is not bed of roses
– Hidup ini bukanlah sebuah kesenangan belaka.
55.          Lost time never found
– Jangan pernah menyia-yiakan waktu anda.
56.          Many true word is spoken in jest
– Banyak kebenaran yang terucap dalam candaan.
57.          More haste, less speed
– Kerjakan sesuatu dengan cepat, bukan terburu-buru.
58.          Many little makes a mikle
– Belajar tidak memandang usia.
59.          Memory is the treasure of the mind
– Kenangan adalah harta karun yang sangat berharga. Banyak ide yang muncul darinya.
60.          United we stand, divided we fall
– Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
61.          Succuss never comes to the indolence
 – Kesuksesan tidak akan pernah datang kepada orang yang malas.
62.          Where there is a will, there is a away
– Dimana ada kemauan, disitu ada jalan.

63.          To err is human, to forgive is divine
– manusia itu tempatnya khilaf, Sedang Tuhan bersifat memafkan. Namun jangan pernah menganggap remeh sifat Pemaat tuhan.
64.          To talk without thinking is to shoot without aiming
 – berbicara tanpa berfikir terlebih dulu ibarat menembak tanpa membidik.

Riddle
1.            What flies forever and never rests?Answer : The wind
2.       The faster you run, the faster it is. The slower you run, the slower it is.Answer : The shadow
3.          It doesn’t have foot but it can run. It always remind you of something.Answer : The time
4.            It is so sweet that two heart become one.Answer : Wall’s Ice Cream
5.            What is green and you can go?Answer : Traffic light
6.            What is green and you can’t go?Answer : Neutral light on your motor bike
7.            What has a face and two hands, but no arms no legs?Answer : A clock
8.            What five-letter word becomes shorter when you add two letters to it.Answer : Short
9.            What word begins and ends with “E” but only has one letter?Answer : Envelope
10.          What has a neck but no head?Answer : A bottle
11.          Which letter of the alphabet has the most water?Answer : The C
12.       What starts with a “P”, and ends with an “E”, and has thousands of letter?Answer : Post Office
13.          What has to be broken before you can use it?Answer : An egg
14.          Why can’t a man living in New York be buried in Chicago?Answer : Because he is still living.


No.
Riddle
Answer
1.
Why did the boy bury his flashlight?
Because the batteries were dead.
2.
There are 5 birds in a tree. A hunter shoots 2 of them dead. How many birds are left?
2 birds. The other 3 fly away!
3.
If a man was born in Italy, went to America and died in San Francisco, what would he be?
Dead!
4.
Why is the letter "T" like an island?
Because it is in the middle of waTer!
5.
What starts with "P", ends with "E", and has millions of letters?
The "Post Office"!
6.
What word begins with "e", ends with "e", and has one letter?
Envelope!
7.
I have 12 legs, 12 arms and 8 heads. What am I?
A liar!
8.
Why do witches have brooms?
Because vacuum cleaners are too heavy!
9.
What is white when it's dirty and black when it's clean?
A blackboard
10.
What did the ocean say to the beach?
Nothing, it just waved!
11.
What letter of the alphabet is an insect?
B. (bee)
12.
What letter is a part of the head?
I (eye)
13.
What letter is a drink?
T (tea)
14.
What letter is a body of water?
C (sea)
15.
What letter is a vegetable?
P (pea)
16.
What letter is looking for causes ?
Y (why)
17.
What four letters frighten a thief?
O.I.C.U. (Oh I see you!)
18.
What comes once in a minute, twice in a moment but not once in a thousand years?
The letter "m"
19.
What word of only three syllables contains 26 letters?
Alphabet = (26 letters)
20.
Why is "U" the happiest letter?
Because it is in the middle of "fun".
21
What way are the letter "A" and "noon" alike?
Both of them are in the middle of the "day".
22
Which is the loudest vowel?
The letter "I". It is always in the midst of noise
23
In what way can the letter "A" help a deaf lady?
It can make "her" "hear.
24
What relatives are dependent on "you"?
Aunt, uncle, cousin. They all need "U".
25
What is the end of everything?
The letter "g".
26
What has many keys but can't open any doors?
A piano.
27
Who earns money driving their customers away?
A taxi driver.
28
Can a kangaroo jump higher than the Empire State Building?
Yes, because the Empire State Building can't jump!
29
I do not have a husband but I have children. I am a mother of four children. I am a part of your body.
Thumb
30
What has a neck, but no head?
Bottle
31
What do tigers have that no other animals have?
Baby tigers.
32
What has teeth but can’t bite?
Comb.
33
 Which room has no doors, no windows?
Mushroom.
34
I have a mouth on my head and eat everything.What am I
Backpack
35
The more you take, the more you leave behind.
Footsteps
36
 Two in a corner, 1 in a room, 0 in a house, but 1 in a shelter. What am I?
The letter r.
37
“Three eyes have I, all in a row; when the red one opens, all freeze.”
traffic light.
38
What is the end of everything?
The letter “g”.
39
How many letters are there in the English alphabet?
18 letters! 3 in “the”, 7 in “English”, and 8 in “alphabet”
40
Which vehicle is spelled the same forwards and backwards?
RACE CAR
41
What is something you will never see again?
Yesterday
42
How do you make the number one disappear?
Add the letter G and it’s “GONE”
43
Take away my first letter, and I still sound the same. Take away my last letter, I still sound the same. Even take away my letter in the middle, I will still sound the same. I am a five letter word. What am I?
EMPTY
44
Imagine you are in a dark room. How do you get out?
Stop imagining
45
What comes down but never goes up?
Rain
46
An electric train slid with high speed towards the west. Train speed is 80 km / hour. From the north wind blows fast enough at 30 km / h. The question is, which way the train is blown fumes?
Electric trains do not fumes.
47
One day, a large ship anchored in the harbor. The ship was 30 m high. And heavy rain fell that day. It turns on every hour, half a meter of water increases. The question is, How long is it going to sink the ship?
The ship will not sink, because once of sea water increased, the ship will also be lifted up.
48
If you have me, you want to share me. If you share me, you haven’t got me. What am I?
Secret.
49
Whichever is the greater, 75% of 57 or 57% of 75?
SAME
50
. If it takes one minute to boil one egg, how long it takes to boil ten eggs?
One minute. Boil only once.
51
I live above a star but never burn. I have 11 neighbors but they never turn. My initials are p, q, r and sometimes s. What am I?
Number 7 on a phone keypad
52
They travel all over the world but end up in the corner, what are they?
Stamps
53
What flies forever and never rests?
The wind
54
The faster you run, the faster it is. The slower you run, the slower it is
The shadow
55
It doesn’t have foot but it can run. It always remind you of something.
The time
56
It is so sweet that two heart become one.
Wall’s Ice Cream
57
What is green and you can go?
Traffic light
58
What is green and you can’t go?
Neutral light on your motor bike
59
What has a face and two hands, but no arms no legs?
A clock
60
What five-letter word becomes shorter when you add two letters to it.
Short
61
What word begins and ends with “E” but only has one letter?
Envelope
62
What has a neck but no head ?
A bottle
63
What starts with a “P”, and ends with an “E”, and has thousands of letter?
Post Office
64
What has to be broken before you can use it?
An egg
65
Why can’t a man living in New York be buried in Chicago?
Because he is still living.






Semoga bermanfaat...

Selasa, 04 Juli 2017

Video Pembelajaran Tembang Macapat

Assalamu'alaikum...
Hai... kali ini aku pengen share video about Tembang Macapat..
Semoga membantu
Enjoy 😉😉 


Selasa, 28 Maret 2017

Makalah Sejarah Indonesia Kerajaan Islam di Maluku


Makalah Sejarah Indonesia
Kerajaan Islam di Maluku
Hasil gambar untuk logo sma n 1 pakem
Disusun Oleh:
1.      Fahmi Haritsah Tara                         07/X MIPA 3 
2.      Muhammad Adnan Hendrawan       18/X MIPA 3
3.      Nisaa Salsabil Wirahita                    22/X MIPA 3
4.      Radian Ririn Yulia Ardani                  24/X MIPA 3




SMA Negeri 1 Pakem
Jalan Kaliurang Km. 17,5, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Yoyakarta, 5582
Telepon (0274) 895283, (0274) 898343, Faksimile (0274) 895283
Website: sma1pakem.sch.id, E-mail: k1smapa@yahoo.com
Tahun Ajaran 2016/2017




Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1          Latar Belakang……………………………………………………………………1
1.2          Rumusan Masalah………………………………………………………………..1
1.3          Tujuan……………………………………………………………………………...1
BAB II PEMBAHASAN
2.1        Kerajaan Ternate………………………………………………………………...2
2.2          Kerajaan Tidore………………………………………………………………….3
2.3          Kerajaan Bacan………………………………………………………………….4
2.4          Kerajaan Tanah Hitu…………………………………………………………….4
2.5          Kerajaan Jailolo……………………………………………………………….....6
BAB III PENUTUP
3.1          Kesimpulan……………………………………………………………………….8
3.2          Daftar Pustaka…………………………………………………………………...8




BAB I
PENDAHULUAN
1.1          Latar Belakang
Kepulauan Maluku adalah kepulauan yang terkenal akan kekayaan hasil bumi yang melimpah sehingga dijuluki sebagai The Spicy Island. Kepulauan Maluku juga memiliki posisi yang strategis dalam perdagangan dunia di kawasan timur Nusantara. Kedua hal tersebut  merupakan faktor yang membuat wilayah ini dikenal dan dikunjungi para pedagang seantero dunia. Pada abad ke-15 sampai ke-19 daerah tersebut menjadi wilayah rebutan antara bangsa Spayol, Portugis, dan Belanda. Karena status itu pula Islam lebih dulu mampir ke Maluku sebelum datang ke Makassar dan kepulauan-kepulauan lainnya.
 Kerajaan Ternate adalah kerajaan terbesar di kepulauan ini. Islam masuk ke wilayah ini sejak tahun 1440. Sehingga, saat Portugis mengunjungi Ternate pada tahun 1512, raja ternate adalah seorang Muslim, yakni Bayang Ullah. Kerajaan lain yang juga menjadi representasi Islam di kepulauan ini adalah Kerajaan Tidore yang wilayah teritorialnya cukup luas meliputi sebagian wilayah Halmahera, pesisir Barat kepulauan Papua dan sebagian kepulauan Seram. Ada juga Kerajaan Bacan. Raja Bacan pertama yang memeluk Islam adalah Raja Zainulabidin yang bersyahadat pada tahun 1521. Di tahun yang sama berdiri pula Kerajaan Jailolo yang juga dipengaruhi oleh ajaran-ajaran Islam dalam pemerintahannya.

1.2          Rumusan masalah
1.        Bagaimana perkembangan islam Kepulauan Maluku ?
2.        Apa saja kerajaan islam yang pernah berdiri di Kepulauan Maluku ?

1.3          Tujuan
1.    Mengetahui perkembangan islam di Kepulauan Maluku.
2.    Mengenal kerajaan islam yang pernah berdiri di Kepulauan Maluku.






BAB II
PEMBAHASAN
2.1          Kerajaan Ternate
Didirikan oleh Baab Mashur Malamo pada 1257. Kerajaan Ternate memiliki peran penting di kawasan timur Nusantara antara abad ke-13 hingga abad ke-17. Kerajaan Ternate menikmati kegemilangan di paruh abad ke -16 berkat perdagangan rempah-rempah dan kekuatan militernya. Di masa jaya kekuasaannya membentang mencakup wilayah Maluku, Sulawesi utara, timur dan tengah, bagian selatan kepulauan Filipina hingga sejauh Kepulauan Marshall di pasifik.
Raja islam Ternate yang pertama adalah Sultan Marhum (1465-1495 M). Beliau masuk agama islam dikarenakan pengaruh dakwah Datuk Maulana Husin. Raja berikutnya adalah putranya, Zainal Abidin. Pada masa pemerintahannya, Zainal Abidin giat menyebarkan agama Islam ke pulau-pulau di sekitarnya, bahkan sampai ke Filiphina Selatan. Beberapa langkah yang diambil Sultan Zainal Abidin adalah Islam diakui sebagai agama resmi kerajaan, syariat Islam diberlakukan, dan membentuk lembaga kerajaan sesuai hukum Islam dengan melibatkan para ulama. Langkah-langkahnya ini kemudian diikuti kerajaan lain di Maluku secara total, hampir tanpa perubahan. Ia juga mendirikan madrasah yang pertama di Ternate. Sultan Zainal Abidin pernah memperdalam ajaran Islam dengan berguru pada Sunan Giri di pulau Jawa. Di sana dia dikenal sebagai Sultan Bualawa (Sultan Cengkih). Zainal Abidin memerintah hingga tahun 1500 M. Setelah mangkat, pemerintahan di Ternate berturut-turut dipegang oleh Sultan Sirullah, Sultan Hairun, dan Sultan Baabullah. Pada masa pemerintahan Sultan Baabullah, Kerajaan Ternate mengalami puncak kejayaannya. Wilayah kerajaan Ternate meliputi Mindanao, seluruh kepulauan di Maluku, Papua, dan Timor. Bersamaan dengan itu, agama Islam juga tersebar sangat luas.
Perdagangan dan pelayaran mengalami perkembangan yang pesat sehingga pada abad ke-15 telah menjadi kerajaan penting di Maluku. Para pedagang asing datang ke Ternate menjual barang perhiasan, pakaian, dan beras untuk ditukarkan dengan rempah-rempah. Ramainya perdagangan memberikan keuntungan besar bagi perkembangan Kerajaan Ternate sehingga dapat membangun laut yang cukup kuat.Sebagai kerajaan yang bercorak Islam, masyarakat Ternate dalam kehidupan sehari-harinya banyak menggunakan hukum Islam . Hal itu dapat dilihat pada saat Sultan Hairun dari Ternate dengan De Mesquita dari Portugis melakukan perdamaian dengan mengangkat sumpah dibawah kitab suci Al-Qur’an. Hasil kebudayaan yang cukup menonjol dari kerajaan Ternate adalah keahlian masyarakatnya membuat kapal, seperti kapal kora-kora.
Kemunduran Kerajaan Ternate disebabkan karena diadu domba dengan Kerajaan Tidore yang dilakukan oleh bangsa asing ( Portugis dan Spanyol ) yang bertujuan untuk memonopoli daerah penghasil rempah-rempah tersebut. Setelah Sultan Ternate dan Sultan Tidore sadar bahwa mereka telah diadu domba oleh Portugis dan Spanyol, mereka kemudian bersatu dan berhasil mengusir Portugis dan Spanyol ke luar Kepulauan Maluku. Namun kemenangan tersebut tidak bertahan lama sebab VOC yang dibentuk Belanda untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di Maluku berhasil menaklukkan Ternate dengan strategi dan tata kerja yang teratur, rapi dan terkontrol dalam bentuk organisasi yang kuat.
2.2          Kerajaan Tidore
Kerajaan Tidore terletak di sebelah selatan Ternate. Menurut silsilah raja-raja Ternate dan Tidore, Raja Tidore pertama adalah Syahadati alias Muhammad Naqal yang naik tahta pada tahun 1081 M. Baru pada tahun 1471 M, agama Islam masuk di kerajaan Tidore yang dibawa oleh Ciriliyah, Raja Tidore yang kesembilan. Ciriliyah atau Sultan Jamaluddin bersedia masuk Islam berkat dakwah Syekh Mansur dari Arab
Pada tahun 1521, Sultan Mansur dari Tidore menerima Spanyol sebagai sekutu untuk mengimbangi kekuatan Kerajaan Ternate saingannya yang bersekutu dengan Portugis. Setelah mundurnya Spanyol dari wilayah tersebut pada tahun 1663 karena protes dari pihak Portugis sebagai pelanggaran terhadap Perjanjian Tordesillas 1494, Tidore menjadi salah kerajaan paling independen di wilayah Maluku. Terutama di bawah kepemimpinan Sultan Saifuddin (memerintah1657-1689), Tidore berhasil menolak pengusaan VOC terhadap wilayahnya dan tetap menjadi daerah merdeka hingga akhir abad ke-18.
Kerajaan Tidore mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Nuku (1780-1805 M). Sultan Nuku dapat menyatukan Ternate dan Tidore untuk bersama-sama melawan Belanda yang dibantu Inggris. Belanda kalah serta terusir dari Tidore dan Ternate. Sementara itu, Inggris tidak mendapat apa-apa kecuali hubungan dagang biasa. Sultan Nuku memang cerdik, berani, ulet, dan waspada. Sejak saat itu, Tidore dan Ternate tidak diganggu, baik oleh Portugis, Spanyol, Belanda maupun Inggris sehingga kemakmuran rakyatnya terus meningkat. Wilayah kekuasaan Tidore cukup luas, meliputi Pulau Seram, Makean Halmahera, Pulau Raja Ampat, Kai, dan Papua. Pengganti Sultan Nuku adalah adiknya, Zainal Abidin. Ia juga giat menentang Belanda yang berniat menjajah kembali.
Sebagai kerajaan yang bercorak Islam, masyarakat Tidore dalam kehidupan sehari-harinya banyak menggunakan hukum Islam . Hal itu dapat dilihat pada saat Sultan Nuku dari Tidore dengan De Mesquita dari Portugis melakukan perdamaian dengan mengangkat sumpah dibawah kitab suci Al-Qur’an.
Kerajaan Tidore terkenal dengan rempah-rempahnya, seperti di daerah Maluku. Sebagai penghasil rempah-rempah, kerajaan Tidore banyak didatangi oleh Bangsa-bangsa Eropa. Bangsa Eropa yang datang ke Maluku, antara lain Portugis, Spanyol, dan Belanda.
Kemunduran Kerajaan Tidore disebabkan karena diadu domba dengan Kerajaan Ternate yang dilakukan oleh bangsa asing ( Spanyol dan Portugis ) yang bertujuan untuk memonopoli daerah penghasil rempah-rempah tersebut. Setelah Sultan Tidore dan Sultan Ternate sadar bahwa mereka telah diadu domba oleh Portugis dan Spanyol, mereka kemudian bersatu dan berhasil mengusir Portugis dan Spanyol ke luar Kepulauan Maluku. Namun kemenangan tersebut tidak bertahan lama sebab VOC yang dibentuk Belanda untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di Maluku berhasil menaklukkan Ternate dengan strategi dan tata kerja yang teratur, rapi dan terkontrol dalam bentuk organisasi yang kuat.
2.3          Kerajaan Bacan
Kedudukan awal Kerajaan Bacan bermula di Makian Timur, kemudian dipindahkan ke Kasiruta lantaran ancaman gunung berapi Kie Besi. Kebanyakan rakyat Bacan adalah orang Makian yang ikut dalam evakuasi bersama rajanya. Diperkirakan, Kerajaan Bacan didirikan pada tahun 1322. Tidak jelas bagaimana proses pembentukannya tetapi bisa ditaksir sama dengan kerajaan-kerajaan lainnya di Maluku, yakni bermula dari pemukiman yang kemudian membesar dan tumbuh menjadi kerajaan.
Raja pertama Bacan, menurut hikayat tersebut adalah Said Muhammad Bakir, atau Said Husin, yang berkuasa di Gunung Makian dengan gelar Maharaja Yang Bertahta Kerajaan Moloku Astana Bacan, Negeri Komala Besi Limau Dolik. Raja pertama ini berkuasa selama 10 tahun, dan meninggal di Makian. Pada 1343, bertahta di Kerajaan Bacan Kolano Sida Hasan. Dengan bekerja sama dengan Tidore, Sida Hasan berhasil merebut kembali Pulau Makian dan beberapa desa di sekitar Pulau Bacan dari tangan Raja Ternate, Tulu Malamo.
Pada zaman dahulu kala pulau Ternate, Tidore, Moti, Makian, dan Bacan menyatu dalam satu semenanjung, yang dinamakan Tanah Gapi. Kemudian datanglah seorang saudagar sekaligus pendakwah dari Jazirah Arab yang bernama Jafar Sadek ke Tanah Gapi. Raja Bacan pertama yang memeluk Islam adalah Raja Zainulabidin yang bersyahadat pada tahun 1521.
Masyarakat Bacan pada masa sebelum masuknya pengaruh Islam merupakan sebuah Kolano, yang didasarkan ikatan genealogis dan teritorial. Setelah Islam masuk sekitar tahun 1322, organisasi sosialnya mengambil bentuk Kesultanan dan Agama Islam sebagai faktor pengikat. Di Maluku Utara ada empat Kolano dan Kesultanan, di samping Bacan adalah Ternate, Tidore, dan Jailolo, yang kesemuanya disebut Moloko Kie Raha.
2.4          Kerajaan Tanah Hitu
Kerajaan Tanah Hitu adalah sebuah kerajaan Islam yang terletak di Pulau Ambon, Maluku. Kerajaan ini memiliki masa kejayaan antara 1470-1682 dengan raja pertama yang bergelar Upu Latu Sitania (raja tanya) karena Kerajaan ini didirikan oleh Empat Perdana yang ingin mencari tahu faedah baik dan tidak adanya Raja. Kerajaan Tanah Hitu pernah menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dan memainkan peran yang sangat penting di Maluku, disamping melahirkan intelektual dan para pahlawan pada zamannya. Beberapa di antara mereka misalnya adalah Imam Ridjali, Talukabessy, Kakiali dan lainnya yang tidak tertulis di dalam Sejarah Maluku sekarang, yang beribu Kota Negeri Hitu. Kerajaan ini berdiri sebelum kedatangan imprialisme barat ke wilayah Nusantara.
Kedatangan Empat Perdana itu ke Tanah Hitu secara periodik :
a.         Pendatang Pertama adalah Pattisilang Binaur dari Gunung Binaya (Seram Barat) kemudian ke Nunusaku dari Nunusaku ke Tanah Hitu, tahun kedatangannya tidak tertulis. Mereka mendiami suatu tempat yang bernama Bukit Paunusa, kemudian mendirikan negerinya bernama Soupele dengan Marganya Tomu Totohatu. Patisilang Binaur disebut juga Perdana Totohatu atau Perdana Jaman Jadi.
b.        Pendatang Kedua adalah Kiyai Daud dan Kiyai Turi disebut juga Pattikawa dan Pattituri dengan saudara Perempuannya bernama Nyai Mas.
c.         Menurut silsilah Turunan Raja Hitu Lama bahwa Pattikawa, Pattituri dan Nyai Mas adalah anak dari : Muhammad Taha Bin Baina Mala Mala bin Baina Urati Bin Saidina Zainal Abidin Baina Yasirullah Bin Muhammad An Naqib, yang nasabnya dari Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Rasulullah. Sedangkan Ibu mereka adalah asal dari keluarga Raja Mataram Islam yang tinggal di Kerajaan Tuban dan mereka di besarkan disana (menurut Imam Lamhitu salah satu pencatat kedatangan Empat perdana Hitu dengan aksara Arab Melayu 1689), Imam Rijali (1646) dalam Hikayat Tanah Hitu menyebutkan mereka orang Jawa, yang datang bersema kelengkapan dan hulubalangnya yang bernama Tubanbessi, artinya orang kuat atau orang perkasa dari Tuban. Adapun kedatangan mereka ke Tanah Hitu hendak mencari tempat tinggal leluhurnya yang jauh sebelum ke tiga perdana itu datang. Ia ke Tanah Hitu yaitu pada Abad ke X masehi, dengan nama Saidina Zainal Abidin Baina Yasirullah (Yasirullah Artinya Rahasia Allah) yang menurut cerita turun temurun Raja Hitu Lama bahwa dia ini tinggal di Mekah, dan melakukan perjalan rahasia mencari tempat tinggal untuk anak cucunya kelak kemudian hari, maka dengan kehendak Allah Ta’ala dia singgah di suatu tempat yang sekarang bernama Negeri Hitu tepatnya di Haita Huseka’a (Labuhan Huseka’a).
d.        Disana mereka temukan Keramat atau Kuburan dia, tempatnya diatas batu karang. Tempat itu bernama Hatu Kursi atau Batu Kadera (Kira-Kira 1 Km dari Negeri Hitu). Peristiwa kedatangan dia tidak ada yang mencatat, hanya berdasarkan cerita turun – temurun.
e.         Perdana Tanah Hitu Tiba di Tanah Hitu yaitu di Haita Huseka’a (Labuhan Huseka’a) pada tahun 1440 pada malam hari, dalam bahasa Hitu Kuno disebut Hasamete artinya hitam gelap gulita sesuai warna alam pada malam hari.
f.         Mereka tinggal disuatu tempat yang diberi nama sama dengan asal Ibu mereka yaitu Tuban / Ama Tupan (Negeri Tuban) yakni Dusun Ama Tupan/Aman Tupan sekarang kira-kira lima ratus meter di belakang Negeri Hitu, kemudian mendirikan negerinya di Pesisir Pantai yang bernama Wapaliti di Muara Sungai Wai Paliti.
g.        Perdana Pattikawa disebut juga Perdana Tanah Hitu atau Perdana Mulai artinya orang yang pertama mendirikan negerinya di Pesisir pantai, nama negeri tersebut menjadi nama soa atau Ruma Tau yaitu Wapaliti dengan marganya Pelu.
h.        Kemudian datang lagi Jamilu dari Kerajaan Jailolo . Tiba di Tanah Hitu pada Tahun 1465 pada waktu magrib dalam bahasa Hitu Kuno disebut Kasumba Muda atau warna merah (warna bunga) sesuai dengan corak warna langit waktu magrib. Mendirikan negerinya bernama Laten, kemudian nama negeri tersebut menjadi nama marganya yaitu Lating. Jamilu disebut juga Perdana Jamilu atau Perdana Nustapi, Nustapi artinya Pendamai, karena dia dapat mendamaikan permusuhan antara Perdana Tanah Hitu dengan Perdana Totohatu, kata Nustapi asal kata dari Nusatau, dia juga digelari Kapitan Hitu I.
i.           Sebagai Pendatang terakhir adalah Pattiwane (nama gelaran) dari Tuban tiba di Tanah Hitu sebelum tahun 1468 sementara yang tiba tahun 1468 adalah anaknya yang bernama Kiyai Patty (gelaran)yang diutus ke Tuban untuk mempelajari dan memastikan sistem pemerintahan disana yang akan menjadi dasar pemerintahan di Kerajaan Tanah Hitu, Dia tiba pada waktu dhuhur (Waktu Salat) tengah hari dalam bahasa Hitu kuno disebut Malakone artinya biru Tua sesuai corak warna langit pada waktu siang (waktu salat), Dia Mendirikan negerinya bernama Olong, nama negeri tersebut menjadi marganya yaitu marga Ollong. Pattiwne disebut juga Perdana Pattituban.
Awal mula pengaruh Islam adalah dengan kedatangan Empat Perdana tersebut, Kerajaan Hitu akhirnya terbentuk atas musyawarah. Dilakukan dengan menentukan salah satu raja dari salah satu perdanana yang ada. Dengan keputusan berdasarkan kemufakatan masyarakat. Sejak itulah kerajaan berdiri dengan kerukunan dan kejayaan dalam hal pertanian dan perdaganga. Sehingga Belanda begitu tertarik untuk menguasai daerah ini. Keempat Perdana tersebut pula yang sampai darah terakhir mencoba untuk mempertahankan tanah mereka dengan segala keasriannya. Meski akhirnya terdesak dan mengaku kalah.
2.5          Kerajaan Jailolo
Sebelum abad ke-17, ada satu kerajaan Islam, Kesultanan Jailolo, yang berpusat di Pulau Halmahera, pulau terbesar di Maluku Utara. Menurut legenda yang sempat dicatat sampai abad ke-14, kesultanan Jailolo merupakan kerajaan tertua di Maluku Utara hingga pada akhir abad ke-17 tidak tercatat lagi secara administratif karena dianeksasi oleh Kesultanan Ternate dengan bantuan VOC.
Sejak saat itu, seluruh kawasan di utara dan selatan Pulau Halmahera tergabung ke dalam wilayah kekuasaan Ternate. Sedangkan wilayah tengah Halmahera menjadi bagian kekuasaan Tidore. Sistem pemerintahan yang dibangun di Halmahera kemudian disesuaikan dengan kepentingan VOC. Membangun kantor perwakilan untuk penyediaan tenagakerja murah dan bahan pangan. Salah satu metode yang diterapkan adalah sistem upeti.
Setelah peristiwa aneksasi Kesultanan Jailolo oleh Kesultanan Ternate, muncul kembali upaya menghidupkan kembali Kesultanan Jailolo dari masyarakat Halmahera Utara. Upaya itu dimulai pada dekade pertama abad ke-19. Sayangnya hingga pertengahan abad ke-19, upaya itu tidak berkelanjutan
Islamisasi di Kesultanan Jailolo karena Jailolo saat itu merupakan Kerajaan yang memperoleh pengaruh dari Kerajaan Ternate dan Kerajaan Tidore bahkan beberapa sumber menjelaskan bahwa Raja Jailolo merupakan keturunan dari Kerajaan Ternate dan Tidore.
Dalam sumber dikatakan bahwa Perang Jailolo yang mana saat itu Kerajaan Jailolo ditaklukkan oleh Kerajaan Ternate sehingga Kerajaan Jailolo posisinya merupakan Kerajaan taklukan Kerajaan Terajaan Ternate. Pada masa Pemerintahan Sultan Khairun (1540-1570) di Ternate, Kesultanan Jailolo pada saat itu dipimpin oleh Sultan Katara Bumi yang berkedudukan di Jailolo utara. Tercatat dalam sejarah bahwa Sultan Katara Bumi bersama Kesultanan Tidore berkuasa di masa laksamana Spanyol, Villalobos (1542) menyerang portugis di ternate yang akhirnya berlanjut menjadi perang Jailolo. Namun akibat dominasi pengaruh Portugis di Kesultanan Ternate pada masa itu sangat kuat dan adanya dukungan kekuatan Spanyol pada Kesultanan Tidore maka Kesultanan Ternate Berhasil menaklukkan Kesultanan Jailolo pada masa perang jailolo, perang Jailolo tercatat dalam sejarah bertepatan dengan masa Misionaris Jesuit yang terkenal di Maluku, yaitu Fransiskus Xaverius. Pasca penaklukan Kesultanan Jailolo oleh Kesultanan Ternate, Portugis dan Spanyol pada akhirnya telah menempatkan Kerajaan Jailolo di bawah Kekuasaan Kesultanan Ternate.













BAB III
PENUTUP
3. 1        Kesimpulan
Berdarasrakan uraian dan penjelasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa Walisongo banyak berperan dalam proses Islamisasi di Maluku, dan sekitarnya Gerakan dakwah yang kultural serta sikapnya yang mampu membaur dengan masyarakat dan mengakulturasikan antara budaya pribumi dengan ajaran dan Syariat Islam membuat kiprah dakwah mereka berhasil.Sebagian besar masyarakat pribumi saat itu masih menganut ajaran Hindu-Budha yang juga sebagai ajaran resmi dianut Kerajaan Majapahit.
Kedatangan Empat Perdana merupakan bukti sejarah syiar Islam di Maluku yang di tulis oleh penulis sejarah pribumi tua maupun Belanda dalam berbagai versi seperti Imam Ridjali, Imam Lamhitu, Imam Kulaba, Holeman, Rumphius dan Valentijn.
Peninggalan-peninggalan tersebut yang paling nyata adalah Mesjid tua Wapauwe ini terletak dekat dengan Benteng Amsterdam di desa Kaitetu, Kabupaten Hila, Provinsi Maluku. Untuk mengunjungi mesjid ini dibutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan menggunakan bis umum dari Ibukota Maluku, kota Ambon.
3. 2        Daftar Pustaka
http://jebongudik.blogspot.com/2012/03/perkembangan-islam-di-maluku.html
http://faktaandalusia.wordpress.com/2007/08/10/sejarah-awal-islam-maluku/
http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Ternate





trimakasi